Aug 162013
 

Teknik dan Cara Budidaya Belut Dalam Tong / Drum - Fatih iO. Budidaya belut dapat dilakukan dengan menggunakan drum. Ada banyak hal yang perlu dipersiapkan misalnya saja perlengkapan yang diperlukan, tanahnya dll. Berikut teknik budidaya belut dalam tong tersebut.

Budidaya Belut Dalam Tong

Budidaya Belut Dalam Tong

Budidaya Belut Dalam Tong

Hal yang perlu diperhatikan adalah media pemeliharaan sebagai tempat berkembang biak atau media tempat membesarkan belut.

Drum atau Tong
Drum yang digunakan untuk budidaya belut harus yang tidak bocor dan juga tidak berkarat. Bila drum yang digunakan terbuat dari besi atau kaleng, maka sebaliknya drum tersebut sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dari karat dan lakukan pengecetan ulang dan diamkan sampai kering hingga tidak berbau cat lagi.

Cara mempersiapkan drum atau tong sebagai media budidaya belut dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut ini:

  • Letakkanlah tong pada posisi tanah yang datar. Hal ini dilakukan agar media menjadi lebih luas.
  • Buka bagian tengan drum dan sisakan 5 cm pada bagian sisi kiri dan kanan.
  • Pasang alat sebagai penganjal agar drum tidak menggelinding dan bergerak.
  • Buat saluran pembuangan dibawah tong. Letak saluran pembuangan ini dapat disesuaikan dengan penampungan limbah pembuangan.
  • Buah peneduh tong, sehingga intensitas panas matahari tidak terlalu tinggi dan mengenai langsung ke permukaan drum. Bahan ini dapat dibuat dengan net atau waring dan bisa juga dibuat dengan bahan-bahan yang lebih sederhana lainnya.

Media Tanah

Media tanah yang digunakan adalah tanah yang tidak berpasir dan juga tanah yang tidak terlalu liat dan memiliki kandungan hara yang cukup. Dalam hal ini disarankan untuk menggunakan media tanah yang diambil dari sawah. Pematangan media tanah dapat dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

  • Masukkan tanah kedalam tong hingga ketinggian 30-40 cm
  • Masukkan air hingga tanah becek namun tidak menggenang.
  • Masukkan EM 4 sebanyak 4 botol kedalam tong.
  • Aduk tanah sebanyak 2 kali sehari hingga tanah menjadi lembut dan gembur.

Perlu diketahui bahwa perlakuan di atas tidak berlaku untuk bahan baku tanah yang diambil dari sawah.

Media Instan Bokashi

Media ini dibuat diluar tong yang merupakan campuran dari bahan utama dan bahan campuran. Penggunaan 100 kilo bahan akan menghasilkan 90 kilo media instan bokashi. Untuk setiap tong ukuran 200 liter membutuhkan 40 kilo bokashi. Dalam pembuatan bokashi dibutuhkan bahan-bahan utama sebagai berikut:

  • Jerami padi (40 persen)
  • Pupuk Kandang (30 persen)
  • Bekatul (20 persen)
  • Potongan batang pisang (10 persen)

Bahan dan campurannya terdiri atas

  • EM4
  • Air Sumur
  • Larutan 250 gram gula pasir untuk menghasilkan 1 liter larutan molases.

Cara pembuatan media instan bokashi dilakukan sebagai berikut:

  • Cacah jerami dan potongan batang pisang dan kemudian dikeringkan terlebih dahulu. Tanda bahan yang sudah kering adalah hancur ketika digenggam.
  • Campurkan bahan cacahan di atas dengan bahan pokok lainnya dan aduk hingga merata.
  • Campurkanlah bahan ini sedikit demi sedikit tetapi jangan terlalu basah.
  • Tutup media dengan karung goni atau terpal selama 4-7 hari. Bolak balik campuran agar tidak membusuk.

Mencampur Media Tanah dan Media Bokashi

Untuk mencapur media tanah dan media bokashi dapat dilakukan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut:

  • Masukkan media Bokashi kedalam tong dan aduk hingga merata.
  • Masukkan air kedalam tong hingga ketinggian 5 cm dan diamkanlah hingga terdapat plankton atau cacing (sekitar 1 minggu) selama proses ini berlangsung tong tidak perlu ditutup.
  • Keluarkan air dari tong dan ganti dengan air baru dengan ketinggian yang sama.
  • Masukkkan tumbuhan air yang tidak terlalu besar sebanyak 3/4 bagian dan ikan-ikan kecil.
  • Masukkan vetsin secukupnya sebagai perangsang nafsu makan belut dan diamkan selama 2 hari.

Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah ketinggian seluruh media, kecuali media tumbuhan air tidak lebih dari 50 cm.

Masukkan bibit belut

Setelah seluruh media budidaya belut dalam tong di atas dipersiapkan, maka tahapan selanjutnya adalah menebarkan bibit belut. Bibit yang ditebar sebaiknya sebanyak 2 kg atau dengan jumlah bibit sebanyak 160-200 ekor.

Perawatan belut yang dibudidayakan didalam tong relatif lebih mudah karena pemantauan budidaya juga relatif kecil. Tetapi demikian perawatan harus tetapi diperhatikan, diantaranya adalah:

a. Pemberian Pakan
Sebenarnya tidak ada aturan baku tentang volume pemberian pakan. Tetapi sebaiknya pakan diberikan 5 persen dari jumlah bibit yang ditebarkan. Pakan yang diberikan sebaiknya terdiri dari cacing, kecebong, ikan-ikan kecil, dan cacahan keong mas atau bekicot. Pemberian pakan diberikan pada hari ke-3 setelah bibit ditebar didalam tong. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan pada sore hari seperti kebiasaan belut makan di alam bebas, yaitu sore dan malah hari.

b. Pengaturan Air
Pengaturan air sangat diperlukan untuk membuang sisa makanan agar tidak menumpuk dan menimbulkan penyakit bagi belut. Pengaturan air ini dapat dilakukan dengan cara mengalirkan air bersih kedalam tong. Sebaiknya air yang masuk berupa percikan air, dan hal ini sangat cocok dilakukan dengan menggunakan pipa peralon sebagai media aliran. Sementara untuk saluran pembuangan dapat dilakukan dengan membuat lubang pada tong di ketinggian 8 cm dari genangan air pada media. Selain itu untuk mengatur pembuangan sisa kotoran percikan air juga sangat bermanfaat untuk menambah oksigen.

c. Perawatan Tanaman Air
Tanaman air ini juga digunakan sebagai penjaga kelembaban tempat budidaya dan juga menjaga belut dari kepanasan.

d. Pemberian EM4
EM4 berfungsi untuk menetralisir sisa-sisa pakan. Selain itu juga berfungsi untuk mengurangi bau. EM4 diberikan 2-3 kali sehari dengan dosis 1/2 sendok makan yang terlebih dilarutkan dalam 1 liter air.

e. Perawatan Disekitar Lokasi
Perawatan di sekitar lokasi ini dilakukan untuk menjaga tong dari tanaman liar, lumut, dan hama maupun predator pemangsa seperti ayam.

Pemanenan
Pemanenan belut sudah dapat dilakukan setelah 3–4 bulan masa budidaya dilakukan atau sesuai dengan keinginan kita dan keinginan (permintaan) pasar. Pemanenan untuk media drum / tong tentunya lebih mudah , dan belut hasil budidaya siap dipasarkan. Artikel lainnya: Manfaat Buah Anggur dan Pedoman Teknis Beternak Ayam Pedaging.

sumber: http://karodalnet.blogspot.com/2012/09/cara-budidaya-belut-dalam-tong.html

Demikian Teknik Budidaya Belut Dalam Tong, semoga dapat memberi manfaat.


       
Artikel Yang Mungkin Berkaitan :
Kata Terkait :

budidaya belut dalam drum.

budidaya belut.

ternak belut dalam drum.

budidaya belut dalam tong.

cara budidaya belut dalam drum.

ternak belut dalam tong.

budi daya belut dalam drum.

cara beternak belut.

cara ternak belut.

ternak belut.

Budidaya Belut di tong.

beternak belut.

cara budidaya belut.

cara ternak belut dalam tong.

belut dalam tong.

Budi daya belut.

beternak belut dalam tong.

pakan belut.

gambar ternak belut dalam drum.

budidaya belut drum.

budidaya belut air bersih.

cara beternak belut dalam drum.

logo budidaya belut.

ternak belut dengan drum.

foto ternak belut dalam drum.

Foto budidaya belut didrum.

foto budidaya belut.

contoh budidaya belut dengan drum.

Tips dasar budidaya belut dalam tong.

cara-cara berternak belut di tong.

teknik budidaya belut dalam tong.

kumpulan cara memelihara belut.

Ternak belut dlm drum.

media ternak belut drum.

media yang di perlukan dalam budidaya belut.

membuat lubang pembuangan air pada tong.

pembesaran ikan di drum.

resep memelihara ikan belut.

Teknik Budidaya Belut Dalam Drum Tong.

pembibitan belut.

cara ternak belut dalam drum.

budidaya belut media air.

budidaya belut dengan tong.

budidaya belut dengan media drum.

budidaya belut dengan drum.

budidaya belut air bersih dalam drum.

budi daya belut dari tong.

bibit belut dalam tong.

beternak di drum.

beternak belut dengan drum.

budidaya belut media tong.

budidaya belut pake drum.

budidaya belut sawah.

cara memijahkan ikan belut.

cara membuat drum ternak belut.

cara budidaya belut dlm drum.

cara budidaya belut di drum.

budidaya dalam tong.

cara budi daya belut.

cara buat pembuangan air drum untuk belut.

cara berternak belut dalam drum.

Budidaya dengan drum.

belut tong.

 Leave a Reply


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Terimakasih Komentarnya di
Budidaya Belut Dalam Tong | Tips, Resep, Pendidikan, Kesehatan, Budaya, Budidaya dan Beternak

Pedoman Budidaya Salak